Kota Malang kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan potensi seni generasi muda melalui ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N). Dalam kesempatan tersebut, salah satu siswi berprestasi dari SD Plus Al-Kautsar Malang, Naya Azzahra Maldanila dari kelas 4C, berhasil meraih juara 3 pada kategori lomba sastra: menulis cerita, pada tingkat Kota Malang.

FLS2N merupakan ajang kompetisi seni tahunan bergengsi di Indonesia yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional. Kegiatan ini diikuti oleh siswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, SMA/SMK hingga pendidikan khusus. Tujuan utama dari penyelenggaraan FLS2N adalah untuk mengembangkan kreativitas dan bakat seni siswa, meningkatkan prestasi dan motivasi, serta memperkuat karakter melalui nilai-nilai sportivitas, solidaritas, dan kepercayaan diri. Selain itu, FLS2N juga berperan penting dalam mendorong pelestarian seni budaya Indonesia di kalangan generasi muda.

Kompetisi ini dilaksanakan secara berjenjang, dimulai dari tingkat sekolah, kecamatan, kota/kabupaten, provinsi, hingga nasional. Pada tingkat Kota Malang, ajang ini menjadi ruang bagi para siswa untuk menampilkan karya terbaiknya sekaligus bersaing secara sehat dalam bidang seni dan sastra.

Penyerahan sertifikat dan piala bagi para pemenang juara 1 hingga juara 3 dilaksanakan bertepatan dengan upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Kota Malang. Kegiatan tersebut dipusatkan di SMPN 30 Malang yang beralamat di Jl. Raya Mulyorejo No.95, Mulyorejo, Sukun, Kota Malang.

Upacara berlangsung pada Senin, 4 Mei 2026, pukul 08.00 hingga 09.00 WIB, sedikit mundur dari jadwal awal yang direncanakan pada pukul 06.45 WIB. Acara diawali dengan masuknya Wali Kota Malang, Dr. Ir. H. Wahyu Hidayat, M.M., bersama Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, Suwarjana, S.E., M.M., ke lapangan upacara. Seluruh peserta dan hadirin kemudian bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Dalam rangkaian acara tersebut, Wali Kota Malang bersama Kepala Dinas Pendidikan secara langsung menyalami satu per satu para pemenang lomba dari berbagai jenjang, mulai dari SD hingga SMP, mencakup juara 1, juara 2, dan juara 3. Momentum ini menjadi bentuk apresiasi atas prestasi dan kerja keras para siswa dalam mengembangkan bakat seni mereka.

Selanjutnya, Wali Kota Malang menyampaikan pidato yang menegaskan pentingnya pendidikan yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pengembangan karakter dan kreativitas siswa melalui seni dan budaya. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan kebanggaan atas capaian para siswa.

Keberhasilan Naya Azzahra Maldanila ini sekaligus menjadi bukti bahwa SD Plus Al-Kautsar terus menunjukkan eksistensinya di Kota Malang dalam mengembangkan siswa yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga berkarakter. Capaian ini sejalan dengan semangat dan jargon Kota Malang saat ini, yaitu “Mbois Berkelas”, yang menekankan pada keunggulan kualitas sumber daya manusia yang berintegritas dan berdaya saing.

Lebih dari sekadar prestasi, capaian ini adalah pengingat bahwa setiap anak memiliki potensi luar biasa yang menunggu untuk diasah. Dengan bimbingan yang tepat, lingkungan yang mendukung, serta semangat untuk terus belajar dan berkarya, generasi muda akan mampu melangkah lebih jauh, tidak hanya membawa nama baik sekolah, tetapi juga berkontribusi bagi kemajuan bangsa. Dari ruang-ruang kelas sederhana, lahir mimpi-mimpi besar yang kelak akan mewarnai masa depan Indonesia. (KJT)