Daftar Tanya Jawab
Berikut daftar tanya jawab Sekolah Akhlak Pelita Hidayah. Jika belum terdapat pertanyaan dan jawaban dalam daftar di bawah, dapat mengirimkan pertanyaan melalui email humassekolahakhlak@gmail.com
Berikut daftar FAQ yang tersedia
PENYELENGGARA SEKOLAH
1. Siapakah penyelenggara Sekolah Akhlak Pelita Hidayah?
Yayasan Pelita Hidayah menyelenggarakan lembaga pendidikan formal dan non formal dalam jajaran Sekolah Akhlak Pelita Hidayah
2. Apa saja unit pendidikan dalam jajaran Sekolah Akhlak Pelita Hidayah?
Jajaran unit pendidikan pada sekolah akhlak Pelita Hidayah meliputi :
a. Unit pendidikan formal terdiri atas PAUD (KB-TK), pendidikan dasar (SD-SMP), dan pendidikan menengah (SMA)
b. Unit pendidikan non formal terdiri atas Tempat Penitipan Anak (TPA) untuk anak usia 0-6 tahun, dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) untuk anak usia 4-14 tahun
KURIKULUM DAN PEMBELAJARAN
3. Apa kurikulum yang diterapkan di Sekolah Akhlak Pelita Hidayah?
Sekolah akhlak Pelita Hidayah menerapkan kurikulum mandiri terpadu dan kurikulum nasional.
a. Kurikulum mandiri terpadu, adalah kurikulum kekhasan sekolah yang diterapkan secara berkelanjutan mulai unit KB – SMA meliputi Tahfidzul Qur’an (7 Juz), materi “plus”, pendidikan nilai (values education), dan muatan mandatory
b. Kurikulum nasional, dengan menerapkan Kurikulum Merdeka secara bertahap
4. Apa yang dimaksud dengan materi “plus”?
Materi “plus” adalah materi hafalan meliputi hafalan surat-surat dalam Al-Qur’an dan hafalan doa sehari-hari yang digunakan dalam ibadah harian maupun kegiatan keagamaan di masyarakat, serta hafalan hadits-hadits pilihan
5. Apa saja yang termasuk muatan mandatori?
Muatan pelajaran mandatori yang diberikan secara bertahap mulai SD-SMA adalah logika, coding, dan statistika, untuk melengkapi kompetensi mendasar literasi dan numerasi yang bertujuan mengembangkan kemampuan bernalar dalam menyelesaikan masalah.
6. Apa strategi pembelajaran di sekolah akhlak Pelita Hidayah untuk menghasilkan luaran (outcome) kreatif dan berdaya saing?
Sekolah Akhlak Pelita Hidayah menerapkan 3 (tiga) Strategi Pembelajaran utama yaitu (1) pengelompokan kelas dengan mempertimbangkan hasil riset kecerdasan majemuk (Multiple Intelligences Research) yang dilakukan secara berkala dan berkelanjutan; (2) menerapkan penggunaan dwibahasa (bilingual); dan (3) mengintegrasikan muatan pembelajaran literasi dan numerasi pada semua mata pelajaran
7. Apakah sekolah akhlak Pelita Hidayah menerapkan program inklusi untuk anak berkebutuhan khusus (ABK)?
Pada dasarnya semua anak istimewa dan berhak mendapatkan kesempatan dibimbing oleh pendidik yang berkualitas dalam sistem yang berkeadilan. Inklusivitas sekolah merupakan ketentuan dasar penyelenggaraan sebuah sekolah, tanpa perlu melekatkan predikat sekolah “inklusi” ataupun Anak Berkebutuhan Khusus. Untuk itu diperlukan sinergitas sekolah dan keluarga murid
PEMBELAJARAN MENGAJI/BACA QUR'AN
8. Apakah pembelajaran membaca Al-Qur’an dilaksanakan setiap hari?
Kegiatan menghafal dan membaca Al-Qur’an dilaksanakan 4-5 hari dalam seminggu
9. Apakah ada target menghafal Al-Qur’an?
Target pencapaian hafalan Qur’an:
a. KB-TK: hafal 1 Juz (Juz 30)
b. SD: hafal 3 Juz (Juz 30, 29, 1)
c. SMP: hafal 5 Juz (Juz 30, 29, 1, 2, 3)
d. SMA: hafal 7 Juz (Juz 30, 29, 1, 2, 3, 4, 5)
10. Metode apa yang digunakan pada pembelajaran membaca Al-Qur’an, dan adakah target mengkhatamkan Al-Qur’an?
Sekolah Akhlak Pelita Hidayah mengembangkan metode “Ilhami” dalam pembelajaran membaca Al-Qur’an dengan target pencapaian:
a. Kelas 1-3: jilid 1-5, Ghorib
b. Kelas 4-6: Khatam Al-Qur’an
c. Kelas 7-9: Turjuman bacaan sholat, surat-surat pendek, dan ayat-ayat pilihan
d. Kelas 10-12: Turjuman lanjutan ayat-ayat Al-Qur’an sesuai Juz
11. Mengapa pembelajaran membaca Al-Qur’an baru dilaksanakan di SD, dan tidak dimulai lebih awal yaitu di KB-TK?
Masa KB-TK bukan masa untuk belajar membaca, karena masa peka di usia PAUD adalah kemampuan menghafal. Sehingga metode menghafal akan lebih efektif untuk anak usia PAUD.
BEBAN ANAK DI RUMAH (PR)
12. Apakah di sekolah Akhlak Pelita Hidayah menerapkan pemberian PR setiap hari untuk semua mata pelajaran?
Sekolah Akhlak Pelita Hidayah tidak memberikan PR berupa kegiatan mengerjakan soal-soal latihan yang serupa dengan soal-soal yang dikerjakan di sekolah, atau menyelesaikan kegiatan/tugas di sekolah yang tidak selesai
13. Apa bentuk aktivitas mandiri di rumah?
Untuk membangun pebelajar mandiri, diperlukan aktivitas di rumah dalam bimbingan orangtua. Bentuknya adalah:
a. Kegiatan bersama dengan orangtua, agar terbangun “bonding” produktif antara anak dan orangtua
b. Kegiatan rekreatif yang bersifat penyegaran
14. Bagaimana peran aktivitas di rumah bagi perkembangan anak?
Aktivitas di rumah berperan dalam:
a. Membangun kemandirian belajar
b. Memberikan ruang yang cukup bagi muriduntuk mengakses dan mengeksplorasi berbagai sumber belajar
15. Apakah aktivitas di rumah menjadi bagian dari penilaian?
Aktivitas di rumah diberikan bukan untuk tujuan penilaian, melainkan untuk menumbuhkan budaya belajar secara mandiri
KEGIATAN KURIKULER
16. Bagaimana pelaksanaan kegiatan intrakurikuler di sekolah Akhlak Pelita Hidayah yang membedakan dengan sekolah yang lain?
Kegiatan intrakurikuler sekolah akhlak Pelita Hidayah berpusat pada murid (student centered learning)
a. Gaya mengajar guru yang disesuaikan dengan gaya belajar peserta didik, menggunakan data hasil riset secara berkala (Multiple Intelligences Research)
b. Integrasi lintas muatan pelajaran sampai ke tingkat indikator pencapaian kompetensi, tidak hanya sebatas integrasi pada tujuan pembelajaran. Beberapa muatan yang diintegrasikan adalah pendidikan lingkungan hidup dan pendidikan nilai
c. Muatan pembiasaan yang langsung menyentuh pada akhlak
d. Membangun budaya bernalar dalam perilaku dan berpikir aras tinggi (HOTS), dengan menerapkan model pembelajaran saintifik (DL, PBL, PjBL)
e. Asesmen yang bertujuan untuk mengukur dan memperbaiki metode pembelajaran, menilai hasil belajar, dan mengambangkan kemampuan self-regulated pada diri guru dan murid
f. TK dan SD menggunakan pendekatan Tematik-integratif yang memang sesuai dengan karakteristik anak seusianya
g. Khusus di SMA pada kegiatan keasramaan (boarding):
1) Mata pelajaran lintas peminatan berupa pembelajaran vokasi bersertifikat yang dikuatkan dengan kewirausahaan.
2) Pembelajaran malam terbimbing, khusus persiapan masuk perguruan tinggi jalur tes dan mandiri
17. Apa saja kegiatan ekstrakurikuler yang ditawarkan, dan kapan dilaksanakan?
a. Bidang kesenian: menggambar, paduan suara, marching band, nasyid, teater, kaligrafi, qiro’ah, angklung
b. Bidang olahraga: renang, karate, silat perisai diri, futsal
c. Bidang keterampilan: pertanian, pertukangan, elektronika, crafting, jurnalistik, public speaking
d. Bidang kebangsaan: pramuka, paskibra, PMR
e. Kecendekiaan: KIR, science club, olimpiade MIPA
f. Bahasa: Fung English, Bahasa Korea
g. Komunikasi Visual: Animasi, Sinematografi, Kreator konten
Ada mata ekstrakurikuler yang bersifat wajib (dilaksanakan pada jam belajar efektif), dan ada yang bersifat pilihan (dilaksanakan sesuai jadwal diluar jam belajar efektif).
18. Adakah kegiatan kokurikuler, dan apa perannya dalam pembelajaran?
Kegiatan kokurikuler di setiap jenjang pendidikan ditentukan sebagai berikut
a. Outing/karyawisata untuk mendukung pembelajaran kontekstual ada mulai KB – SMP
b. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, mulai dari TK-SMA
c. Pesantren Ramadhan, yang diisi berbagai aktivitas ibadah dan kecakapan hidup, mulai dari TK-SMA
Kokurikuler berperan menguatkan kegiatan intrakurikuler dalam mewujudkan tujuan pendidikan nasional yaitu terbentunya Profil Pelajar Pancasila, sekaligus menjadi wahana aktualisasi diri kemampuan memecahkan masalah
19. Adakah wadah organisasi murid, dan apa kegiatannya?
Di SD murid terwadahi dalam Dewan Anak, SMP dan SMA terwadahi dalam OSIS.
Pengurus Dewan Anak ditetapkan untuk murid kelas 5, dan pengurus OSIS ditetapkan untuk murid kelas 8 dan 11. Semua pengurus wajib menjadi anggota Paskibra sekolah
Semua murid mempunyai hak yang sama untuk menjadi pengurus, melalui seleksi akademik dan non akademik sejak di kelas 3, 7, dan 10. Ada diklat kepemimpinan terprogram, dan kegiatan yang harus diselesaikan oleh pengurus
JAM BELAJAR DAN HARI SEKOLAH
20. Apakah sekolah akhlak Pelita Hidayah menerapkan 5 atau 6 hari sekolah?
Berdasarkan hasil kajian yang cukup menyeluruh, disimpulkan bahwa 6 hari sekolah jauh lebih efektif dalam pencapaian kompetensi dan tumbuhkembang murid.
Hari sekolah (tidak termasuk ekstrakurikuler pilihan) adalah 6 hari per minggu, Senin – Sabtu.
| Unit | Senin-Jumat | Sabtu |
| KB |
08.00 – 10.00 (Senin-Kamis) |
|
| (Senin-Kamis) | ||
| TK | 07.00 – 11.00 | 07.00 – 10.00 |
| SD 1-2 | 07.00 – 12.00 | 07.00 – 10.45 |
| SD 3-6 | 07.00 – 14.00 | 07.00 – 12.00 |
| SMP | 07.00 – 14.00 | 07.00 – 12.00 |
| SMA | 07.00 – 14.00 | 07.00 – 12.00 |
21. Apakah sekolah Akhlak Pelita Hidayah menyelenggarakan program Fullday School? Jika ada, bagaimanakah pelaksanaannya?
Berbagai hasil penelitian menunjukkan Program fulldayschool (FDS) tidak memberikan dampak positif pada perkembangan mental dan psikososial anak, serta terjadinya kelelahan fisik. Terutama bila FDS diselenggarakan untuk memanjangkan waktu belajar harian atau memampatkan hari belajar dari 6 menjadi 5 hari sekolah (schoolification)
Dengan berbagai pertimbangan, FDS yang diselenggarakan di Sekolah Akhlak Pelita Hidayah bersifat opsional.
FDS bisa diikuti oleh semua peserta didik, namun diutamakan yang kedua orangtuanya bekerja hingga sore hari, dan anak yang memerlukan bimbingan dalam kemandirian.
Program FDS yang didukung asrama, hakikatnya membekali kecakapan hidup, kewirausahaan, dan program usai sekolah (after school programme) yang produktif bukan hanya sekedar memanjangkan waktu anak di sekolah, dan tidak diisi dengan penambahan pelajaran atau bimbingan mengerjakan PR.
PERSYARATAN MENJADI PESERTA DIDIK
22. Hampir semua sekolah favorit menerapkan seleksi masuk yang ketat dengan berbagai instrumen tes, untuk memastikan mendapatkan muridyang berkualitas. Mengapa Sekolah Akhlak Pelita Hidayah tidak menerapkan tes seleksi masuk untuk calon murid baru?
Alasan pertama, status “Favorit” bukanlah standar kualitas pelayanan pendidikan sebuah sekolah. Sekolah favorit sementara ini dipersepsi sebagai sekolah yang peminatnya melebihi kapasitas, sehingga perlu melakukan tes masuk. Sekolah yang menerapkan tes masuk, tergolong sekolah yang mengandalkan keunggulan sekolah dari “best input” sehingga “best output” adalah suatu keniscayaan.
Sejak awal berdirinya, Sekolah Akhlak Pelita Hidayah memposisikan diri sebagai sekolah yang unggul dalam proses, “best process”. Konsekuensi logisnya adalah:
a. Tidak menerapkan tes seleksi masuk, karena ukuran keberhasilan adalah pada Gain Score Achievement (GSA), yaitu seberapa besar perubahan kompetensi individu murid.
b. Tidak menerapkan pemeringkatan berdasarkan nilai akhir
c. Tidak menggunakan rerata nilai sebagai ukuran keberhasilan dan efektivitas pembelajaran
d. Asesmen formatif yang bertujuan untuk memperbaiki pembelajaran lebih utama dari asesmen sumatif yang bertujuan mengetahui hasil pembelajaran
e. Ada matrikulasi kompetensi mendasar di setiap kelas dan jenjang, bagi murid yang belum tuntas kompetensinya, terutama literasi, numerasi, dan membaca Al-Qur’an
Kedua, selain alasan idealisme tersebut, peraturan perundangan yang berlaku tidak ada yang memberikan payung hukum pelaksanaan seleksi masuk berupa tes, untuk jenjang TK – SMA. Yang terakhir diberlakukan kebijakan sistem Zonasi yang jelas tidak memberikan ruang bagi tes atau seleksi masuk sekolah berdasarkan prestasi akademik
Ketiga, sekolah berkualitas adalah tempat mencerdaskan anak, bukan tempat mengumpulkan anak cerdas semata
Keempat, seleksi masuk berupa tes dan pemeringkatan berdasarkan nilai, banyak menimbulkan dampak psikososial bagi anak, orangtua, guru, dan juga sekolah
23. Apa saja syarat menjadi murid sekolah akhlak Pelita Hidayah?
Dasar penerimaan murid baru di Sekolah Akhlak Pelita Hidayah adalah usia dan/atau telah menyelesaikan pendidikan di jenjang sebelumnya
- KB min 3 tahun
- TK A min 4 tahun
- SD kelas 1 min 6 tahun, maks 9 tahun
- SMP kelas 7 min 12 tahun , maks 15 tahun
- SMA kelas 10 min 15 tahun, maks 18 tahun
Ketentuan usia tersebut bisa dikecualikan untuk anak yang dinyatakan berkebutuhan khusus (ABK) dan berbakat, cerdas istimewa (ABCI)
24. Bagaimana bila anak saya yang mau mendaftar ke SD belum bisa membaca, menulis, berhitung (calistung), dan mengaji?
Usia SD (awal pendidikan formal) adalah masa dimulainya belajar membaca, menulis, dan berhitung. Tidak ada urgensi untuk mempercepat masa belajar calistung lebih awal di PAUD, karena semua anak pasti akan bisa calistung.
Karena kemampuan calistung anak berbeda saat masuk SD, maka di awal masuk diselenggarakan kegiatan matrikulasi calistung untuk memetakan dan menyamakan kemampuan calistung murid. Demikian halnya dengan kemampuan membaca Al-Qur’an
25. Bagaimana cara melakukan pendaftaran?
Pendaftaran murid baru dan mutasi bisa dilakukan sepanjang tahun dengan cara online melalui web-sekolah akhlak, atau offline dengan langsung mendatangi salah satu kampus sekolah akhlak yang terdekat dengan tempat tinggal. Syarat dan ketentuan pendaftaran dapat dilihat pada fitur PMB
LAYANAN KHUSUS
26. Bagaimanakah dengan jaminan keamanan murid selama di sekolah?
Ada petugas keamanan selama 24 jam dengan kualifikasi dan jumlah yang memadai
27. Apakah ada klinik kesehatan?
Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) menyelenggarakan klinik kesehatan dan kesehatan gigi untuk pemeriksaan rutin dan berkala oleh tenaga dokter dan dokter gigi
28. Anak sekolah tidak bisa lepas dari jajan. Biasanya selain di kantin sekolah, ada juga penjaja jajanan di sekitar sekolah. Bagaimana upaya sekolah akhlak memberikan layanan makanan yang sehat?
Layanan utama penyediaan makanan yang sehat adalah Program Makan Sehat. Semua anak mendapat layanan makan sehat untuk memenuhi kebutuhan kalori harian dalam pengawasan ahli gizi, berupa:
a. Kudapan pagi untuk semua murid KB-SMA saat istirahat. Jenis dan porsi disesuaikan
b. Makan siang dengan menu bervariasi untuk murid kelas 3 – 12
c. Kudapan sore untuk peserta program Fullday School
Ada kantin yang hanya menyediakan makanan yang bebas bahan berbahaya, dan telah tersertifikasi oleh Dinas Kesehatan Kota Malang
29. Apakah ada layanan antar jemput siswa?
Sekolah Akhlak Pelita Hidayah memiliki 9 armada untuk layanan antar jemput, dengan pengemudi berpengalaman dalam melayani murid usia sekolah
LINGKUNGAN BELAJAR
30. Berapa jumlah murid dalam 1 kelas?
Kelas di semua jajaran Sekolah Akhlak Pelita Hidayah dirancang menjadi kelas kecil untuk memudahkan membangun “bonding” antarwarga kelas. Bonding yang positif dan produktif akan membuat suasana dan lingkungan belajar kondusif. Besar kelas yang ditentukan:
a. KB maks 10 anak
b. TK maks 20 anak
c. SD dan SMP maks 25 peserta didik
d. SMA maks 20 peserta didik
31. Apakah Sekolah Akhlak Pelita Hidayah merupakan sekolah hijau/green school?
Semua kampus Sekolah Akhlak Pelita Hidayah memiliki minimal 60% ruang terbuka hijau (RTH) dari keseluruhan lahan. Green School dimaknai sebagai Perilaku Ramah Lingkungan Hidup semua warga sekolah. Untuk ini, SD telah mendapat penghargaan Adiwiyata Mandiri dari Presiden RI di tahun 2015, dan SMP mendapat penghargaan Adiwiyata Nasional di tahun 2018. Adiwiyata adalah pengakuan sebagai sekolah peduli dan berbudaya lingkungan hidup, lebih dari sekedar Green School
PROGRAM UNGGULAN
32. Apa saja program unggulan di Sekolah Akhlak Pelita Hidayah?
Ada 4 program unggulan:
a. Program Tahfidz
b. Program Literasi Digital
c. Program Multiple Intelligence
d. Program Bilingual
Program unggulan akan mengantarkan setiap murid pada kecerdasan spiritual, emosional, intelektual, dan sosial.
Karena pendidikan yang sebenarnya adalah pendidikan yang memanusiakan manusia, bukan sekedar memberi predikat dalam bentuk angka-angka rapot
BIAYA PENDIDIKAN
33. Sekolah Akhlak Pelita Hidayah dikenal sebagai sekolah mahal?
“Mahal” bermakna subjektif dan ukuran yang sangat relatif. Kepantasan antara biaya dan pelayanan, lebih objektif untuk dijadikan ukuran. Kepantasan biaya pendidikan antara lain diukur dari:
a. sarana dan prasarana pembelajaran, seperti ruang terbuka hijau, ruang kelas, tempat bermain, rasio jumlah anak dan luas lahan, jaringan internet dan sebagainya.
b. Manajemen sekolah dan sistem persekolahan
c. Layanan informasi dan komunikasi sekolah dengan warga sekolah
d. Program Pembelajaran yang berkeadilan, ada standar pencapaian yang jelas
e. Karakter murid baik perilaku maupun tutur kata
f. Pengelolaan pembelajaran yang memerdekakan murid untuk tumbuh kembangnya secara spiritual, intelektual, emosional, dan sosial
34. Bagaimana bila ada masyarakat yang kurang mampu secara ekonomi ingin menyekolahkan anaknya di sini?
Bagi masyarakat dengan kemampuan ekonomi “kurang”, terdapat mekanisme subsidi silang dengan beberapa syarat dan ketentuan yang harus terpenuhi.
Mekanisme subsidi silang sekaligus menjadi wadah bagi murid dari keluarga mampu, membantu keluarga murid lain yang membutuhkan, tanpa perlu diketahui identitas pemberi dan penerimanya
35. Apakah ada uang pendaftaran?
Pendaftaran hanya dilakukan bila calon pendaftar telah benar-benar memutuskan untuk menyekolahkan anaknya. Tidak ada biaya pendaftaran.
36. Apakah ada uang gedung?
Istilah uang gedung sebenarnya bermakna dana pengadaan prasarana pendidikan. Uang gedung hanya diterapkan bila ada kegiatan pengadaan prasarana.
37. Bagaimana mekanisme pembiayaan pendidikan di sekolah akhlak Pelita Hidayah?
Sekolah Akhlak Pelita Hidayah menerapkan mekanisme Dana Pendidikan Tunggal (DPT), yaitu pembiayaan berdasarkan layanan pendidikan yang diterima murid selama bersekolah. DPT bisa dibayarkan semesteran, setiap awal semester gasal dan genap, juga bisa dibayarkan tahunan, atau dibayarkan 1 kali (tuntas) saat di tahun pertama masuk sekolah
38. Apakah akan ada kenaikan DPT setiap tahunnya?
Besaran DPT ditentukan saat mendaftar, dan akan berlaku tetap sampai anak lulus sekolah
39. Apakah ada biaya daftar ulang tahunan?
Dengan sistem DPT, tidak ada daftar ulang tahunan
40. Bagaimana tata cara pembayaran biaya pendidikan?
DPT bisa dibayarkan dengan cara:
a. Tunai di semua kampus
b. Transfer melalui Virtual Account
c. Transfer ke rekening yayasan
d. Pemindahbukuan dari tabungan murid di sekolah
41. Bagaimana bila saya sebagai orangtua terlambat melakukan pembayaran?
Bila terjadi keterlambatan pembayaran DPT:
a. Akan ada notifikasi melalui aplikasi/ media komunikasi kepada orangtua
b. Bila sampai 3 hari setelah notifikasi dikirimkan orangtua belum memberikan konfirmasi atau merespon, maka ada layanan pendidikan yang tidak bisa didapatkan oleh peserta didik. Semakin lama pembayaran DPT tertunda semakin banyak layanan pendidikan yang tidak didapatkan oleh peserta didik
c. Akan ada notifikasi kepada orangtua setiap ada layanan pendidikan yang tidak bisa didapatkan oleh peserta didik, terkait keterlambatan pembayaran DPT
d. Akan ada undangan konsultasi untuk orangtua menemukan solusi terbaik terkait pembayaran DPT
PROGRAM UNGGULAN
42. Apa yang akan didapatkan anak saya dari bersekolah di sekolah akhlak Pelita Hidayah?
Akhlak adalah hasil pendidikan tertinggi. Semua proses pendidikan harus mampu mengantarkan murid mencapai puncak hasil pendidikan tersebut.
Setiap anak akan mendapatkan hak untuk dilayani dalam pembelajaran, diakui keunikannya, dikembangkan potensinya, dan dihargai karyanya.
Pembelajaran yang memerdekakan murid dari tekanan beban belajar dan persaingan yang tidak produktif.