Dua Siswa Tampilkan Pantomim Bertema Nasionalisme di HUT ke-80 PRIMA TNI AU

Dua siswa SD Plus Al Kautsar, Musa Kazhim Bafaqih (kelas 6B) dan Ilham Fawwaz Rabbani Saputro (kelas 6C), turut memeriahkan acara Open Base Lanud Abdulrachman Saleh Malang yang digelar pada Minggu, 26 Oktober 2025. Acara ini merupakan bagian dari perayaan HUT ke-80 PRIMA TNI Angkatan Udara, yang menampilkan pameran alat utama sistem persenjataan (alutsista) serta atraksi udara untuk mendekatkan TNI AU dengan masyarakat luas.

Kegiatan Open Base berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB, berlokasi di Apron Lanud Abdulrachman Saleh, Pakis, Kabupaten Malang. Kegiatan ini terbuka untuk umum, memberi kesempatan bagi masyarakat untuk melihat langsung berbagai alutsista milik TNI AU serta mengenal lebih dekat dunia kedirgantaraan Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, kedua siswa SD Plus Al Kautsar tampil membawakan pertunjukan pantomim berjudul “Semangatku Takkan Runtuh, Benderaku Takkan Jatuh” pada pukul 10.15 hingga 10.30 WIB, sesuai jadwal yang telah ditentukan panitia. Karya ini dibina oleh Bapak Agung Supriyanto, M.Pd, dosen Universitas Negeri Malang yang juga pembina seni pantomim di sekolah.

Pertunjukan pantomim tersebut mengisahkan perjuangan seorang siswa yang ditunjuk sebagai pengibar bendera merah putih. Meski menghadapi berbagai rintangan dan kesialan, tokoh utama tetap berjuang agar Sang Saka Merah Putih dapat berkibar dengan gagah. Cerita ini menyampaikan pesan kuat tentang semangat pantang menyerah, patriotisme, dan cinta tanah air.

Sebelum tampil, Musa dan Ilham mengikuti gladi pada Sabtu, 25 Oktober 2025, untuk mempersiapkan penampilan terbaik mereka di hadapan masyarakat dan anggota TNI AU. Kedua siswa ini bukanlah wajah baru dalam dunia seni pantomim. Mereka telah meraih prestasi gemilang sebagai juara 1 dua tahun berturut-turut dalam ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat kecamatan, yakni pada edisi 2023/2024 dan 2024/2025.

Penampilan Musa dan Ilham di acara Open Base ini menjadi bukti bahwa semangat seni dan nasionalisme terus tumbuh di lingkungan sekolah, seiring dengan semangat juang para penerus bangsa. (KJT)